Harga Sembako dan Sayur Mayur di Kota Bekasi Naik 100%

Harga Sembako dan Sayur Mayur di Kota Bekasi Naik 100%

Ilustrasi Sayur Mayur

BEKASI_DAKTACOM: Sejumlah komoditi sembako dan sayur-mayur di pasar baru Kota Bekasi mengalami kenaikan harga hingga 100 persen.

Salah seorang pedagang sayur mayur Keisa (45) mengatakan kepada Dakta, Rabu (16/3) untuk harga cabai rawit kini menembus harga Rp. 55 ribu/Kg dari sebelumnya berkisar Rp. 30 ribu/Kg. Sedangkan cabai keriting dipatok harga Rp. 45 ribu/Kg dari sebelumnya Rp. 25rb/Kg.

Ia menjelaskan, kenaikan harga sayur mayur sudah terjadi sejak 2 minggu lalu, akibat pasokan yang berkurang dari daerah.

Kenaikan harga juga terjadi pada komoditi lain seperti kentang menjadi Rp 5.000 ukuran kecil dan Rp 7.000 per kg untuk ukuran besar. 

Tomat Rp 8.000, sebelum kenaikan harganya Rp 4.000 per kg. Selanjutnya, Terong Rp 6.000 sebelumnya naik Rp 5.000 per kg. 

Paria menjadi Rp 5.000, sebelumnya Rp 4.000 per kg. Harga kacang panjang Rp 6.000 per kg sebelumnya hanya Rp 4.000 per kg. Komoditi kol Rp 3.000 per kg, sawi cesim Rp 10.000 per kg.

Sawi cesim sebelumnya Rp 3.000 per kg karena musim hujan pasokan berkurang dari Pasar Induk Cibitung, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kebutuhan seperti bawang merah menjadi komiditi setiap hari. Saat ini, harga bawang merah mencapai Rp 30.000 sebelumnya Rp 15.000 per kg. Lalu, harga bawang putih Rp 28.000 sebelumnya Rp 22.000 per kg. Selada Rp 15.000 per kg sebelumnya Rp 10.000 per kg.

"Ini secepatnya pemerintah ambil tindakan. Dimana - mana sayur mayur mahal. Dimana peran Dispera," kata Maemunah (35) salah seorang pengunjung pasar.

Sumber : http://www.dakta.com/news/4433/harga-sembako-dan-sayur-mayur-di-kota-bekasi-naik-100